Skip to main content

Cara Penulisan Judul Artikel yang Benar

Cara penulisan judul artikel yang benar
Penulisan judul artikel

Judul Artikel - Penulisan Judul Artikel yang Benar. Judul adalah sesuatu yang penting dari sebuah karya tulis. Tidak peduli itu sebuah judul artiker, judul buku, judul cerpen, judul novel, dan judul-judul yang lain. Bisa dibilang, judul adalah nyawanya tulisan.

Judul yang tepat, akan menghadirkan banyak pembaca. Begitu juga sebaliknya, perumusan dan penulisan judul yang salah dapat membuat pembaca malas untuk membacanya. Sayang saja, jika gara-gara perumusan dan penulisan judul yang kurang tepat, artikel yang isinya bagus harus terpendam.

Cara Penulisan Judul yang Benar

Untuk menulis judul, ada beberapa aturan yang sudah diatur di PUEBI. Aturan-aturan tersebut antara lain: 

1. Penulisan Judul Artikel Diawali Huruf Besar Pada Setiap Kata

Judul artikel tentulah lebih dari satu kata. Nah, untuk menulisnya, kamu harus menulis dengan huruf kapital pada setiap awal kata pada judul judul tersebut.

Penulisan judul artikel yang benar
Penulisan Judul Artikel Diawali Huruf Besar Pada Setiap Kata


Apakah seluruh kata harus diawali degan huruf besar?

Tidak. Ada beberapa kata yang tidak boleh menggunakan huruf kapital pada huruf awalnya, sekalipun untuk penulisan judul artiket. Contoh kata-kata tersebut adalah dan, yang, dengan, dan beberapa kata lainnya. 

2. Penulisan Kata YANG Pada Judul juga Penulisan DAN yang Benar

Bagaimana penulisan yang pada judul dan juga penulisan dan yang benar? Untuk semua kata penghubung, termasuk dan dan yang, ditulis memakai huruf kecil, termasuk penulisan dan dan yang pada judul artikel.

Contoh penulisan kata yang pada judul: Dia yang Menghianatiku
Contoh Penulisan dan yang benar pada judul: Kau Tipu dan Curangi Aku

Untuk penulisan dan yang benar, akan dikupas tuntas pada artikel selanjutnya.

3. Tidak Memerlukan Tanda Baca pada Akhir Penulisan Judul Artikel

Judul bukan merupakan suatu kalimat yang harus diakhiri dengan tanda baca, baik itu titik, tanda seru, atau yang lainnya. Sebuah judul artikel ilmiyah tidak tidak pernah mengandung sebuah pertanyaan. Jadi, setelah huruf akhir dari penulisan judul, langsung ganti garis untuk mengawali sebuah paragraf pertama.

Namun, itu hanya berlaku pada judul artikel ilmiyah. Banyak judul artikel, terutama judul artikel yang di-post di media cetak atau pun elektronik yang menggunakan tanda tanya atau tanda seru. Ini tetap diperbolehkan, karena tujuannya jelas, yaitu memberi efek dramatisir sehingga menarik untuk dibaca.

Kesimpulannya, boleh menulis judul artikel dengan diakhiri tanda baca sesuai situasi dan kondisi. Asal tidak memakai tanda titik. 
Contoh: Blog Katakita Dijual, Shalys Chan Bunuh Diri?

4 Jangan Boros Kata dalam Menulis Judul Artikel

Pemborosan kata, selain tidak efektif dalam sebuah kalimat, juga tidak cocok untuk penulisan judul artikel. Jika sudah ada kalimat yang menegaskan, jangan tambahkan kalimat penegasan lagi. Hal ini bukan membuat judul artikelmu menarik, malah justru terlihat tidak profesional.
Contoh : 
Inilah 10 Ciri-Ciri Lelaki Licik (Salah)
Inilah 10 Ciri Lelaki Licik (Benar)

5. Menulis Judul Artikel Sesuai dengan Isinya

Dalam menulis judul artikel, memanglah bertujuan menarik pembaca untuk membaca tulisan kita. Namun, jangan kecewakan mereka dengan judul artikel yang tidak sesuai dengan isi artikel yang kamu tulis. 
Contoh: Cara Optimasi SEO Tanpa Modal, Dijamin Nangkring di Page 1 Google (Bullshit banget).

Jangan terlalu berlebihan dalam menulis judul artikel (clickbait). Ingat, di-PHP itu sakit. Ketika realita tak semanis ekspektasi, akan menghadirkan sebuah kekecewaan yang mendalam. 

6. Penulisan Si Pada Judul

Bagaimana penulisan Si Pada judul? Memang ada beberapa perbedaan pendapat dalam penulisan Si. Ada yang bilang penulisan Si harus memakai huruf kapital, tetapi ada juga yang bilang penulisan Si tidak harus memakai huruf kapital.
Bingung? Tidak usah bingung,  Penulisan Si memang ada kalanya pakai huruf besar di awalnya, ada kalanyan juga pakai huruf kecil. Tergantung situasinya. Namun, itu hanya jika ditulis pada paragraf atau kalimat. Bukan pada judul.

Untuk penulisan Si pada judul, Si tetap ditulis memakai huruf besar, alias huruf kapital. 
Contoh: Kematian Si Buaya Darat

Itulah tadi cara penulisan judul artikel yang benar menurut PUEBI. Untuk cara menulis judul yang menarik, itu adalah murni kreatifitasmu. Artikel ini memang kurang lengkap dan akan diperbaharui secepatnya. Semoga bermanfaat. ShalysChan



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->