Skip to main content

Mengetahui Perbedaan Antara Blurb dan Sinopsis


Perbedaan blurb dan sinopsis

Blurb dan Sinopsis, Apa bedanya?

Blurb dan SinopsisMengetahui Perbedaan Antara Blurb dan Sinopsis. Ketika berselancar di sosial media dan mampir di grup para pencinta Wattpad, sering sekali menemukan para anggotanya yang menyebut blurb adalah sama dengan sinopsis. Ada pula member lain yang mengkoreksi jika blurb dan sinopsis tidaklah sama. Dan juga ada member yang kebingungan untuk memutuskan kebenaran dari kedua kubu member tersebut.

Kamu termasuk golongan yang mana? Menyamakan antara blurb dan sinopsis? Menyebut jika keduanya tidak sama dan mengetahui perbedaan blurb dan sinopsis? atau ... termasuk golongan member yang bingung?

Jika kamu sudah lama dan terbiasa berkecimpung di dunia perbukuan, pasti sudah tak asing lagi dengan kedua istilah ini. Namun, jika mau masih tergolong baru, mungkin artikel ini akan sedikit berguna buatmu. Pada artikel kali ini, kita coba sedikit belajar tentang "Mengetahui Perbedaan Antara Blurb dan Sinopsis".

Perbedaan Blurb dan Sinopsis

Blurb dan sinopsis sama-sama dibutuhkan dalam sebuah novel. Namun, keduanya tidaklah sama. Berikut adalah perbedaan blurb dan sinopsis:

Pengertian Blurb

Blurb adalah bagian dari buku yang berisi penjelasan singkat dari buku tersebut. Blurb ditulis dengan semenarik mungkin dan bersifat menjual, karena fungsi blurb sendiri adalah sebagai media promosi.

Buatlah blurb dengan kata-kata menarik,  yang sekiranya jika orang membacanya bisa penasaran dan mengetuk hati pembaca untuk membeli. Jika dari blurb saja sudah tidak menarik, buat apa buang-buang uang, waktu, dan tenaga untuk membaca keseluruhan isi buku?

Jangan terlalu panjang dalam membuat blurb, apalagi sampai beberapa paragraf. Kenapa? Kembali lagi pada tujuan awal blurb. Blurb dibuat agar pembaca penasaran sehingga muncul keinginan untuk membaca seluruh isi buku. Jika menulis blurb terlalu panjang, di mana letak penasarannya. Pembaca pun mungkin akan mengurungkan niat untuk membeli. Toh dari blurb, sudah tahu isi di dalamnya.

Di Mana Kita Bisa Menemukan Blurb?

Jika dalam novel fisik yang berbentuk buku, kalian bisa menemukan blurb di cover buku bagian belakang. Ya. Tulisan di belakang buku disebut blurb.

Bagian belakang buku disebut blurb
Blurb Novel Mariposa

Bagaimana jika pada novel elektronik, atau platform kepenulisan seperti wattpad, dreame, storial, dan lainnya?

Kita akan menemukan blurb saat meng-klik judul dari novel tersebut. Saat judul tersebut di-klik, muncullah beberapa kalimat yang membentuk paragraf berisi cuplikan-cuplikan yang membuat kita penasaran untuk membacanya lebih jauh lagi. Dan bagian itulah yang dinamakan blurb.

Contoh blurb wattpad
Blurb Wattpad Dia Tak Lagi Milikku

Kalau kamu menulis di wattpad atau platform lain, penulisan blurb biasanya terletak pada menu "Deskripsi". Di bagian deskripsi itulah tempatmu menulis blurb.

Pengertian Sinopsis

Sinopsis ialah ringkasan atau isi singkat dalam suatu naskah atau novel. Lebih mudahnya, sinopsis merupakan pemendekan dari novel itu sendiri. Sebuah novel yang terdiri dari beberapa bab dengan alur yang panjang kemudian dirangkum dalam satu cerita, itulah yang dinamakan sinopsis.

Bagaimana Cara Menulis Sinopsis Novel?
Tuliskan saja inti runtutan cerita dari awal, pertengahan, munculnya konflik, sampai akhir cerita (penyelesaian). Jangan lupa untuk tetap menyertakan unsur intrinsik cerita, baik berupa tokoh, watak, setting sampai hikmah yang dapat diambil.

Buatlah sinopsis yang singkat, padat, dan jelas. Tidak usah mengambil semua adegan dalam cerita. Cukup ambillah cuplikan-cuplikan scene terpenting dalam cerita tersebut. Ikut sertakan adegan yang sekiranya jika tidak disertakan, pembaca tidak akan mengerti jalan ceritanya. Singkatnya, sinopsis merupakan versi sederhana/pendek dari sebuah cerita.

Tujuan Menulis Sinopsis

Kita coba terangkan tujuan menulis sinopsis. Jika kamu seorang penulis, tujuan menulis sinopsis yang pertama adalah untuk memudahkan membuat outline dalam ceritamu. Jika sinopsisnya jelas, maka seharusnya merancang outline pun tidak lagi menjadi masalah besar.

Kamu sudsh mengetahui gambaran-gambaran cerita yang kamu garap sampai ending. Tinggal bagi saja sinopsis tersebut dalam outline. Bubuhi beberapa adegan tambahan pada otline untuk memperpanjang jalan ceritamu. Dengan begini, seharusnya kamu tidak akan menemui masalah writer's block atau kebuntuan ide cerita.

Tujuan lain dari menulis sinopsis adalah untuk kepentingan penerbitan. Setiap naskah yang ingin diterbitkan pastilah akan dimintai sinopsis oleh penerbit. Hal ini ditujukan agar penerbit dapat membaca, mengevaluasi, serta memahami jalan cerita pada sebuah naskah yang akan diterbitkan.

Melalui sinopsis, naskah ceritamu akan dievaluasi dan dinilai oleh penerbit. Mereka akan memutuskan apakah naskahmu layak terbit dan akan laku jika diterbitkan atau tidak.

Apakah hanya penulis yang berhak menulis sebuah sinopsis?

Tentu tidak. Pembaca pun bisa menulis sinopsis dari buku yang dibaca dengan bahasanya sendiri. Biasanya, para pembaca akan menulis sebuah sinopsis untuk kepentingan pribadi, mengelola blog atau grup novel, misalnya. Bisa juga untuk merekomendasikan buku tersebut kepada orang lain melalui sinopsis yang dibuatnya..

Itulah tadi penjabaran tentang mengetahui perbedaan antara blurb dan sinopsis. Blurb dan sinopsis sama-sama penting dalam sebuah karya fiksi. Namun, tetap ada berbedaan antara keduanya. Jika blurb lebih ditujukan untuk para membaca/pembeli, lain halnya dengan sinopsis.

Sinopsis lebih ditujukan pada penulis itu sendiri untuk proses kelancaran dalam menggarap cerita. Sinopsis juga ditujukan untuk penerbit agar dinilai dan dievaluasi.

Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->